Perseteruan Selebritis VS Orang Tua

Artis Arumi Bachin
Selasa (11/05/2010) pukul 03.00 WIB dini hari, Arumi Bachsin kabur dari rumah meminta perlindungan ke Polres Jakarta Selatan. Lantaran masih dalam status di bawah umur, akhirnya diserahkan pada Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi untuk melakukan mediator.

Arumi mengaku mendapatkan perlakuan buruk terus-terusan dari ibunya, dan merasa terlalu diprotect sehingga tidak pernah dapat izin keluar rumah. Rupanya Arumi saat itu sedang dilanda asmara hingga akhirnya diperoleh beberapa kesepakatan. Dia dijemput di sebuah shelter oleh orang tuanya yang membawa para pengawal berbadan kekar. Arumi akhirnya bersedia pulang dengan beberapa catatan.

Namun Arumi kembali kabur, tepatnya pada 25 Oktober dia datang ke kepolisian melaporkan ibunya, Maria Lilian Pesch. Menurut pengakuannya dia menjadi korban eksploitasi orang tuanya, dan akan dijodohkan dengan seseorang yang tidak dicintainya.

Persoalan antara Arumi semakin melebar dengan laporan keluarga Arumi tentang peran Miller yang diduga sebagai 'penculik' anaknya. Keluarga juga berencana menuntut Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Hadi Supeno, lantaran tidak juga memberikan akses pertemuan dengan Arumi. Atas nama institusi KPAI dianggap menyebarkan berita yang cenderung memberi vonis pada keluarga Arumi, telah melakukan eksploitasi.

Tak kalah seru adalah kasus Puteri Indonesia 2009, Qory Sandioriva yang dituduh menjalankan ritual-ritual syirik oleh ibunya. Selain tidak lagi kembali bersama orang tuanya, Qory didampingi pengacaranya membantah semua tuduhan ibunya tersebut, meski banyak bukti juga ditunjukkan oleh orang tuanya.

Kini kedua belah pihak belum juga akur, bahkan sang ibu sudah tidak mengakui Qory sebagai anak. Ibu Qory, tidak akan peduli dimana anaknya kini tinggal, termasuk jika menikahpun tidak sudi hadir.

Tak jauh berbeda dengan Arumi, adalah artis Aurelie Moeremans yang mengaku menjadi korban eksploitasi keluarganya. Bahkan dia ditekan untuk tidak berhubungan dengan seorang pria yang usianya jauh di atasnya. Hingga kini pun fasilitasi yang dilakukan oleh Seto Mulyadi maupun Hadi Supeno belum mendapatkan jalan keluar.

Sementara terbaru adalah kasus perseteruan Ayu Azhari dengan anak-anaknya. Kasus bermula dari laporan ibu enam anak itu terhadap anak keduanya, Sean Azad, karena mencuri uang sebesar US$50 ribu atau sekitar Rp500 juta.

Berikutnya Axel, anak tertuanya menanyakan soal uang warisan Rp150 juta, yang dititipkan oleh pamannya ke rekening Ayu Azhari. Bersama Sean Azad berencana melaporkan ke polisi, dengan didahului somasi. Keduanya juga menunjukkan bukti kekerasan yang diduga dilakukan mamanya, terhadap sang adik Sulaiman Atiq.

Akhirnya Ayu memberi kebebasan anak-anaknya untuk memutuskan sikap, Axel dan Sean akan ke Finlandia menyusul Teemu Yusuf Ibrahim, ayah Sean. Axel pun masih menagih uangnya untuk modal berangkat bersama adik tirinya tersebut.(SW)
Admin_5antri Label: 14.48 0 komentar
Poskan Komentar

Back to Top